Jumlah Kematian Akibat Virus Corona Terus Membengkak Lebih dari 100 Orang

Home / Berita / Jumlah Kematian Akibat Virus Corona Terus Membengkak Lebih dari 100 Orang
Jumlah Kematian Akibat Virus Corona Terus Membengkak Lebih dari 100 Orang Petugas medis sedang melakukan perawatan terhadap pasien terjangkit Virus Corona, di Central Hospital di Wuhan, Tiongkok, (FOTO: ANTARA/Reuters/ama)

TIMESJAKARTA, JAKARTA – Jumlah korban Virus Corona yang meninggal dunia masih belum terbendung dan bertambah hingga mencapai 106 orang sampai Selasa (28/1/2020). Jumlah orang yang meninggal akibat wabah Virus Corona jenis baru ini paling banyak di China.

Sekitar 1.291 kasus baru juga muncul sehingga menambah jumlah orang di China yang terinfeksi menjadi sekitar 4.000.

Komisi Kesehatan Provinsi Hubei mengatakan, ada tambahan sebanyak 24 orang meninggal di wilayah pusat virus yang bernama resmi 2019 Novel Coronavirus atau 2019-nCoV tersebut.

Angka 106 orang meninggal itu termasuk satu kematian dilaporkan terjadi di Beijing. Laporan kematian di Beijing ini telah memicu kecemasan masyarakat internasional, karena kota itu adalah Ibu Kota Negara China. 

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga telah membuat bingung masyarakat internasional dengan mengoreksi penilaiannya terhadap virus Corona jenis baru, 2019-nCoV. Organisasi ini, kini menyatakan risiko global dari virus mematikan tersebut tinggi.

Sementara penilaian WHO sebelumnya menyatakan tingkat risiko global dari virus itu masih "moderat."

Minggu malam,  WHO mengatakan dalam laporannya yang dipublikasikan, risiko virus Corona ini sangat tinggi di China, tinggi di tingkat regional dan tinggi di tingkat global. WHO menyatakan ada kesalahan dalam laporan komunikasi sebelumnya yang diterbitkan pada hari Kamis, Jumat dan Sabtu.

Menurut WHO, laporan tiga hari itu salah karena mengatakan risiko global dari "2019 Novel Coronavirus atau 2019-nCov" moderat. Juru bicara WHO, Fadela Chaib hanya mengatakan bahwa itu adalah "kesalahan dalam susunan kata.

Kepala WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus telah mengunjungi China minggu ini untuk membahas tindakan lebih lanjut untuk mengatasi Virus Corona yang telah menyebabkan kematian terus membengkak menjadi 106 orang. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com