Karen Pooroe Menyayangkan Pihak Lain yang Memanfaatkan Musibah Kematian Anaknya

Home / Berita / Karen Pooroe Menyayangkan Pihak Lain yang Memanfaatkan Musibah Kematian Anaknya
Karen Pooroe Menyayangkan Pihak Lain yang Memanfaatkan Musibah Kematian Anaknya Karen Pooroe saat melakukan konfrensi pers dengan awak media di Jakarta (FOTO: Istimewa)

TIMESJAKARTA, JAKARTA – Artis jebolan Indonesian Idol, Karen Pooroe menyangkan musibah kematian anaknya dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk dijadikan 'panggung sosial' (pansos) agar pelaku tersebut terkenal.

Hal ini, disampaikan langsung oleh Karen Pooroe melalui video rekaman yang disebarkan ke beberapa group wartawan di Jakarta, dan dalam hitungan detik video tersebut menjadi viral.

“Rekan rekan wartawan yang saya hormati bahwa terkait Mario Lasut yang mengaku menjadi kuasa hukum Karen Porooe, itu bukan pihak saya karena beliau tidak mengantongi kuasa. Jadi kalau ada gerakan apapun itu bukan dari kami dan jangan jadikan panggung untuk kasus ini,” kata Karen dalam videonya seperti dikutip oleh TIMES Indonesia di Jakarta, Kamis (27/2/2020).

Seperti diketahui, beberapa saat lalu Karen Pooroe mengabarkan putrinya, Zefania Carina, yang baru berusia 6 tahun telah meninggal dunia karena kecelakaan setelah jatuh dari balkon milik ayahnya di kawasan RS Fatmawati, Jakarta Selatan.

Peristiwa ini ternyata menimbulkan pertanyaan bagi Karen Pooroe. Kuasa hukum Karen Pooroe, Ellen Saraswati Ginting dan Sarah Novitri Karlina menyambangi Polres Metro Jakarta Selatan dan Komnas Perlindungan Anak usai pemakaman. Mereka melayangkan tuntutan terkait kematian Zefania berupa kelalaian serta keterlambatan informasi.

Namun dibalik itu, kata Karen, peristiwa itu ternyata dimanfaatkan Mario Lasut. Padahal Mario bukan keluarga atau kuasa hukum Karen. Hal ini disampaikan Karen melalui story Intagramnya dan disebarkan ke beberapa wartawan seperti yang sudah diterima TIMES Indonesia.

Menurut  Ellen Saraswati Ginting, kuasa hukum Karen, Mario Lasut adalah penumpang gelap dan ingin disorot media. Dia dengan sengaja memanfaatkan almarhum untuk hanya sekedar pansos.

“Saya pikir beliau adalah pihak keluarga dan keluarga mengira beliau adalah tim kami sebagai kuasa hukum. Jadi biarkan dia ada dan berbicara saat media menanyakan perkembangan perkara. Ternyata kami baru tahu sekarang beliau bukan keluarga dan bukan tim kuasa hukum yang selama ini jadi penumpang gelap," tegas Ellen Saraswati Ginting.

Selain Ellen, Sarah Novitri Karlina yang juga tim kuasa hukum Karen menegaskan bahwa semua pernyataan Mario Lasut adalah tindakan perorangan yang memanfaatkan perkara duka ini.

"Kita tidak tau ya apa sih tujuannya, harusnya kita bela sungkawa yang sedalam dalamnya bukan malah dimanfaatkan seperti itu,” ujar kuasa hukum Karen Pooroe ini. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com