Antarkan Pasien Sembuh Covid-19, Bupati Sragen Terharu

Home / Berita / Antarkan Pasien Sembuh Covid-19, Bupati Sragen Terharu
Antarkan Pasien Sembuh Covid-19, Bupati Sragen Terharu Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati bersama Sekda Tatag Prabawanto, pejabat DKK dan RSUD dr. Soehadi Prijonegoro melepas 7 warga di halaman Technopark Ganesha Sukowati Sragen. (Foto: Mukhtarul Hafidh/TIMES Indonesia)
Fokus Berita

TIMESJAKARTA, SRAGEN – Jelang hari raya Idul Fitri sebanyak 7 pasien Covid-19 di Sragen dinyatakan sembuh. Mereka telah melakukan tes swab yang kedua. Usai dinyatakan sembuh, mereka diperbolehkan berkumpul dengan keluarga di rumah. Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati melepas pasien tersebut kembali ke keluarganya masing-masing. 

Ketujuh pasien yang dinyatakan sembuh ialah Suwarti, bidan asal Jambanan, Sidoharjo; Adrian, warga Sragen Kulon. Sragen Kota; Nur Hamid, warga Taraman, Sidoharjo; Didik Haryanto, warga Krebet, Masaran; Arif Anshar, warga Sragen Manggis, Sragen Kota; Aris Setyawan, warga Plumbungan, Karangmalang dan Sukiman, warga Pengkok, Kedawung. 

Pasien-Sembuh-Covid-2.jpg

Bupati Sragen bersama Sekertaris Daerah (Sekda) Sragen, Tatag Prabawanto, dan pejabat dari Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) dan RSUD dr. Soehadi Prijonegoro memulangkan tujuh warga tersebut di halaman Technopark Ganesha Sukowati Sragen.

Hasil dua kali uji swab tujuh orang tersebut dinyatakan negatif. Sehingga mereka dipulangkan. Namun, mereka tetap diminta melakukan karantina mandiri selama 14 hari.

“Ada tujuh orang dinyatakan sembuh. Mereka diizinkan pulang untuk kembali ke keluarga masing-masing. Mereka sudah menjalani dua kali tes swab dan hasilnya negatif semua. Hasil uji swab kedua dan hasilnya negatif baru keluar malam Kamis (21/5/2020). Atas nama Pemkab Sragen, saya sampaikan terima kasih tidak terhingga kepada tim medis yang menangani Covid-19, dokter, dan tenaga kesehatan yang mampu mengendalikan kasus Covid-19,” ungkap bupati yang tampak terharu.

Bupati Sragen Yuni menambahkan pasien Covid-19 yang masih dirawat ada 17 orang. Yakni dua orang dirawat di RSUD dr. Moewardi Solo dan 15 orang masih menjalani karantina di Gedung Sasana Manggala Sukowati (SMS) Sragen karena statusnya orang tanpa gejala (OTG). Mereka masih harus menunggu hasil uji swab kali kedua. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com