Bebas dari Hukuman Mati, Kedatangan Ety akan Disambut Bupati Majalengka

Home / Berita / Bupati Majalengka akan Sambut Kedatangan PMI yang Bebas dari Hukuman Mati di Saudi
Bupati Majalengka akan Sambut Kedatangan PMI yang Bebas dari Hukuman Mati di Saudi Bupati Majalengka, H Karna Sobahi. (Foto: Jaja Sumarja/TIMES Indonesia)

TIMESJAKARTA, MAJALENGKABupati Majalengka, H Karna Sobahi, akan menyambut kedatangan Ety Binti Toyib Anwar, Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau TKW asal Desa Cidadap, Kecamatan Cingambul, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Ety dipenjara sejak 2002 atas tuduhan meracuni majikan dan bebas dari ancaman hukuman mati di Arab Saudi.

"Ya, saya sudah monitoring dan sudah dapat fotonya. Saat ini, Ety Binti Toyib Anwar sudah berada di Depdagri dan akan di karantina terlebih dahulu kurang lebih antara 2-3 hari dan nantinya kita akan jemput," ungkap Bupati Karna Sobahi, kepada TIMES Indonesia, Selasa (7/7/2020).

Bupati mengaku bahwa selama ini pihaknya sudah menugaskan Dinas Tenagakerja Kabupaten Majalengka, untuk terus memonitor. Baik posisi yang bersangkutan dimana dan kapan sudah bisa diserahkan.

"Nanti teknisnya, apakah penyerahannya melalui Gubernur apa langsung ke Bupati. Pokoknya kita akan lakukan acara yang sederhanalah. Hal ini, suatu bentuk rasa bersyukur, bahwa rakyat kita selamat dari hukum pancung," katanya.

Sebelumnya, Ety Binti Toyib bisa bebas dari hukuman mati setelah Pemerintah Indonesia dengan dukungan dari berbagai kalangan, termasuk Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shodaqoh Nahdlatul Ulama (LAZISNU) dan PKB, membayarkan diyat (uang darah) yang diminta keluarga majikan.

Pada tahun 2002, Ety didakwa menjadi penyebab meninggalnya sang majikan, Faisal Al-Ghamdi dengan tuduhan meracuni sang majikan. Beruntung, setelah ditawar dan dilakukan berbagai pendekatan agar bebas dari hukuman mati, akhirnya ahli warisnya bersedia memaafkan dengan diyat sebesar 4 juta real Saudi atau Rp 15,2 miliar. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com