Nunung Afu'ah, Warga Blitar yang Tiga Kali Ikuti Pertemuan Google Maps di Amerika

Home / Berita / Nunung Afu'ah, Warga Blitar yang Tiga Kali Ikuti Pertemuan Google Maps di Amerika
Nunung Afu'ah, Warga Blitar yang Tiga Kali Ikuti Pertemuan Google Maps di Amerika Nunung Afu'ah saat berada di depan kantor Google (Foto: Istimewa)

TIMESJAKARTA, BLITARNunung Afu'ah, warga Dusun Seduri, Desa Wonodadi, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar memiliki semangat dan keyakinan yang luar biasa untuk menggapai impiannya. Perempuan yang akrab disapa Nunu itu, saat ini menginjakkan kaki di Amerika Serikat (AS) untuk ketiga kalinya. Ia mengikuti pertemuan sebuah program dari Google Maps.

Pada 11 November 2019 kemarin, Perempuan penyuka jajanan klepon itu kembali ke Negeri Paman Sam, tepatnya di San Jose, California atas undangan dari Google tersebut.

"Sebelumnya, pada tahun 2017 dan 2018 yang lalu saya juga mendapatkan undangan untuk mengikuti kegiatan yang sama di Amerika," urainya kepada TIMES Indonesia, Senin (18/11/2019).

Di acara tersebut, Nunu bergabung bersama 200 peserta lain hasil seleksi jutaan pendaftar dari belahan dunia. Ia bersama lima orang lainnya mewakili Indonesia mengikuti event tahunan tersebut.

"Ini berkat keaktifan saya dalam memberikan informasi pada ‘Google Maps’. Alhamdulillah, impian saya ingin pergi ke Amerika dapat terwujud," tambahnya.

Yang lebih membanggakan, dalam acara itu, ia juga terpilih menjadi salah satu moderator dari 21 moderator pilihan Google yang membantu moderasi forum Local Guides yang disebut dengan Local Guides Connect.

"Acara ini sebenarnya sangat saya tunggu setiap tahunnya. Dimana saya bisa bertemu langsung dengan orang yang berada di balik Google Maps," ujar perempuan lulusan IAIN Tulungagung itu.

Menurutnya, banyak pengetahuan yang didapat tatkala mengikuti pertemuan yang wakil wakil seluruh dunia tersebut. Salah satunya masukan-masukan dari pengguna Google Maps yang tinggal di area jauh dari kota besar di mana akurasi peta sangat diperlukan.

"Di acara itu, kita sesama peserta memang saling bertukar pengalaman selama menjadi local Guides di negara masing-masing," sambung Nunu.

Pada acara itu, Nunu membawa oleh oleh dari Indonesia berupa Batik Ciprat karya disabilitas dibawah naungan Yayasan Rumah Kinasih Kabupaten Blitar. Ia juga mengenakan baju batik ciprat tatkala menjadi moderator di acara tersebut. Hal ini menurutnya, menjadi salah satu media mengenalkan Blitar beserta potensinya ke kancah internasional.

"Saya juga mengenalkan kopi asli dari Kabupaten Blitar yaitu Kahwo Blitar Kopi Sirsah Gandusari," ucap Nunung Afu'ah, warga Blitar yang mengikuti pertemuan Google Maps di Amerika. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com