Dokter Anthony: Penyakit Kulit Vitiligo Masih Bisa Disembuhkan 

Home / Berita / Dokter Anthony: Penyakit Kulit Vitiligo Masih Bisa Disembuhkan 
Dokter Anthony: Penyakit Kulit Vitiligo Masih Bisa Disembuhkan  dr. Anthony Handoko selaku CEO Klinik Pramudia saat mempresentasikan materinya. (foto: Edi Junaidi Ds/TIMES Indonesia)

TIMESJAKARTA, JAKARTA – Meskipun tidak menular dan berbahaya, penyakit kulit Vitiligo yang mengakibatkan munculnya bercak putih dapat mengakibatkan menurunnya kepercayaan diri dan stress yang berkepanjangan. 

Menurut dr. Anthony Handoko selaku CEO Klinik Pramudia, apabila penyakit kulit Vitiligo ini tidak segera ditangani dengan tepat, akan mengakibatkan sekmental dan dapat menyerang bagian kulit manapun di tubuh tersebut yang tentunya akan menurunkan kualitas hidup si penderitanya.

Untuk itu, kalau ada yang mengalami penyakit jenis kulit ini untukk segera melakukan konsultasi kepada dokter kulit agar bisa memberikan solusi dan arahan lebih lanjut.

"Pada kondisi normal, warna kulit, rambut, dan mata ditentukan oleh suatu pigmen yang disebut melanin. Nah, pada Vitiligo sel-sel yang membentuk melanin tersebut berhenti berfungsi atau mati," ujar dr. Anthony kepada para media dalam acara Seminar Media yang diselenggarakan Pramudia di Aroma Sedap Resto, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (20/11/2019).

"Dengan kemajuan dan perkembangan ilmu kedokteran kukit dan kelamin, penyakit Vitiligo sebetulnya dapat ditangani dengan baik. Sehingga kualitas hidup si penderita dapat dipertahankan dan tertolong secara sekmentalnya," lanjutnya.

dr. Anthony menyampaikan bahwa selama ini Klinik Pramudia telah mendedikasikan pelayanan medis di bidang penyakit kulit dan kelamin.  Klinik Pramudia dalam memberikan pelayanan kulit yaitu dengan tiga hal yaitu; Cure, Care, Comfort. Pelayanan yang ada meliputi Dermatologi Umum (penyakit kulit umum) kemudian, Dermatologi Anak (Penyakit kulit anak) dan Dermatologi Geriatri (Penyakit Kulit pada pemula) dan penyakit Infeksi Menular Seksual (IMS).

"Kami juga memberikan pelayanan Dermatologi, tentunya hanya bagi pasien yang memang membutuhkan pengobatan itu," kata dr. Anthony Handoko selaku CEO Klinik Pramudia.(*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com