Kontes Ternak dan Panen Pedet 2019, Jadi Ajang Peningkatan Kualitas Ternak Bali

Home / Ekonomi / Kontes Ternak dan Panen Pedet 2019, Jadi Ajang Peningkatan Kualitas Ternak Bali
Kontes Ternak dan Panen Pedet 2019, Jadi Ajang Peningkatan Kualitas Ternak Bali Pembukaan kontes Ternak dan Panen Pedet di Provinsi Bali 2019. (FOTO: humas Pemprov Bali/TIMES Indonesia)

TIMESJAKARTA, DENPASARKontes Ternak dan Panen Pedet Provinsi Bali Tahun 2019 menjadi salah satu upaya untuk kebutuhan pangan dalam jumlah dan kualitas yang memadai guna mewujudkan kemandirian pangan dan meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk peternakan.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bali I Wayan Mardiana menyampaikan bahwa Kontes Ternak dan Panen Pedet menyajikan produk dan teknologi industri peternakan, lomba hasil ternak, dan pengenalan produk ternak lokal Bali.

Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong kerjasama baru dalam pemanfaatan produk peternakan lokal oleh sektor pariwisata.

"Ini salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan para peternak, memberikan edukasi dan informasi tentang pembangunan peternakan," kata Mardiana, di Lapangan Kapten Japa, Kota Denpasar, Bali Jumat (13/9/2019).

Ia menyampaikan dalam kegiatan ini, para peternak juga diharapkan mampu mendapatkan kesempatan untuk berkomunikasi dan koordinasi antar stakeholder terkait peternakan dan kesehatan hewan.

Selain itu, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan  Dr I Ketut Diarmita, menyampaikan bahwa pembangunan peternakan dalam 5 tahun terakhir diarahkan pada upaya upaya untuk meningkatkan populasi dan produksi ternak, baik itu daging, telur dan susu.

Pemerintah berharap dengan pengembangan ini komoditas ternak dapat dijadikan sumber penopang pendapatan sekaligus penyedia gizi yang murah dan terjangkau bagi masyarakat. “Target pada tahun 2022 produksi daging dalam negeri diharapkan dapat dipenuhi 90 persen dan hanya 10 persen dipenuhi dengan impor," ungkapnya.

Ia menyampaikan untuk mencapai target tersebut ada sejumlah faktor yang yang harus ditingkatkan, diantaranya mutu genetis sapi Bali harus ditingkatkan, sapi indukan ditambah, status kesehatan hewan ditingkatkan, penjaminan pangan asal ternak serta pengendalian penyakit.

Kegiatan ini digelar oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bali, mulai 13 hingga 15 September 2019 mendatang. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra. 

Kontes Ternak dan Panen Pedet 2019, Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan kepada Sekda Provinsi Bali dan selanjutnya menyerahkan bantuan ternak pada kelompok peternak, meliputi  sapi sebanyak 390 ekor, bantuan ternak kambing unggul sebanyak 24 ekor, ternak babi lokal dan babi persilangan sebanyak 200 ekor. Kegiatan ini juga diwarnai dengan forum temu wicara antar peternak, kontes anjing Kintamani, kontes burung berkicau serta pameran. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com