Gede Oka Astawa, Seniman Jogja Sajikan Pesan Problema Industrialisasi di Bali

Home / Gaya Hidup / Gede Oka Astawa, Seniman Jogja Sajikan Pesan Problema Industrialisasi di Bali
Gede Oka Astawa, Seniman Jogja Sajikan Pesan Problema Industrialisasi di Bali Gede Oka Astawa saat menunjukan pameran karya seni ekologinya. Kamis (11/10). (FOTO IST/TIMES Indonesia)

TIMESJAKARTA, BALIGede Oka Astawa, seniman lulusan Insitut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta tahun 2014 ini, menunjukkan hasil karya seni ekologinya.

Sudah 2,5 tahun ini ia menggarap project-project agriculture-nya dan kemudian ia panjang di Ecoko Art Showroom and Studio dan membuka pameran yang ia mulai sejak tanggal 10 Oktober dan berakhir 10 November 2018, di Jalan Segara, Desa Pakung Tibah, Kediri, Tabanan, Bali.

Aneka seni yang ia tampilkan adalah pada suara-suara sosok petani melalui karung-karung beras yang bergambar petani. Selain itu, ada pula instalasi dari bambu yang dirangkai menjadi kalimat ,"Petani Local Hero" dan "Save Petani".

Selain, karya instalasi karung dan bambu, juga ada lukisan dan foto- foto dokumentasi serta terlihat pula obat-obatan pertanian dan beras lokal hasil dari sawah miliknya.

Oka menjelaskan, program pameran Instalasi dan open studio tersebut, ia tampilkan untuk menanggapi problematika lingkungan, khususnya di Bali.

"Proyek seni ini merupakan sebuah overview mengenai perubahan sosial yang terjadi sebagai konsekuensi dari proses industrialisasi dalam kehidupan masyarakat di negara yang sedang berkembang," ucapnya, Kamis (11/10/2018) sore.

Oka juga memaparkan, yang hendak disajikan bukan hanya deskripsi tentang manfaat industrialisasi dalam memacu pertumbuhan ekonomi, dan juga bukan sekedar proyek seni teoritis tentang kaitan antara investasi, perkembangan teknologi dan peningkatan sumber daya manusia dalam proses industrialisasi itu sendiri.

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com