Seminar Akademik di UT Palembang Ungkap Maksud Konsep Merdeka Belajar

Home / Pendidikan / Seminar Akademik di UT Palembang Ungkap Maksud Konsep Merdeka Belajar
Seminar Akademik di UT Palembang Ungkap Maksud Konsep Merdeka Belajar Seminar Akademik UT Palembang 'Dibawa Kemana Arah Pendidikan Indonesia' (FOTO: Rochman/TIMES Indonesia)

TIMESJAKARTA, PALEMBANGMerdeka belajar yang menjadi konsep arah pendidikan nasional saat ini perlu keterlibatan semua pihak untuk mewujudkannya.

"Salah satu output dari merdeka belajar ini, peserta didik mampu mengeksplorasi kemampuannya dan mengerti cara belajar dengan caranya sendiri sehingga melahirkan kompetensi unggul," ungkap Kabid Pembelajaran Kemendikbud RI Dr Susanti Sufyandi, MA diacara Seminar Akademik Universitas Terbuka Palembang, Jumat (14/2/2020) di Asrama Haji Palembang.

Menurutnya, untuk mewujudkan tersebut diperlukan 4 sektor berdaya yakni  pertama, sekolah harus berdaya untuk bisa berinovasi dalam pembelajaran siswa.

"Kemudian guru harus berdaya dalam mengeksplorasi cara belajar anak dan mengarah pada kompetensi anak-anak. Untuk itu kemampuan guru harus inovatif, " ujar perempuan berdarah Sunda ini.

Akademik-UT-Palembang-2.jpg

Lanjutnya, untuk mewujudkan merdeka belajar, siswa juga harus berdaya yakni mampu mengenal dan mengeksplor cara belajar dengan caranya sendiri.

"Dan yang penting juga, Orang tua berdaya yakni mampu mendampingi dan membantu anak-anak belajar," katanya dihadapan ribuan calon alumni UT Palembang.

Untuk Sumatera Selatan sendiri, mewujudkan konsep Merdeka Belajar cukup berat tantangannya, mengingat jumlah guru masih mengalami kekurangan.

"Pada tahub 2017, Sumsel masih kekurangan 1300 guru SMA sederajat. Bahkan tahun 2018 meningkat kekurangan guru mencapai 1600 orang SMA sederajat," ujar Anggota DPRD Sumsel Aksweni, S Pd.

Menurutnya kekurangan guru juga terjadi di Kota Palembang. Hampir mencapai 1600 orang. Ini juga jadi masalah untuk mengembangkan konsep Merdeka belajar di Palembang. "Setiap bulan ada 200 guru yang pensiun, " katanya. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com