Peserta Dapat Pemahaman Soal Jurnalisme Positif di Workshop Melek Digital

Home / Berita / Peserta Dapat Pemahaman Soal Jurnalisme Positif di Workshop Melek Digital
Peserta Dapat Pemahaman Soal Jurnalisme Positif di Workshop Melek Digital Anggun selaku Humas Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Nusa Dua, Bali. Rabu (8/8/2018). (FOTO: Khadafi/TIMES Indonesia)

TIMESJAKARTA, DENPASARWorkshop Melek Digital dengan tema,"Bali Tourism In Digital Era for The World,", membuat ratusan perserta yang mengikuti acara tersebut banyak mendapatkan materi yang menarik tentang kemajuan teknologi dalam era milenial dan jurnalisme positif.

Workshop digelar sejak pukul 14.30 WITA, bertempat di Quest Hotel San, di Jalan Mahendradatta 93 Padangsambian, Denpasar Barat. Rabu (8/8/2018).

Dalam workshop tersebut, disi oleh tiga penyaji utama Direktur Gawainesia TIMES Indonesia  (timesindonesia.co.id) Network (TIN), Doddy Hernanto alias Mr D, Direktur Bisnis dan Pengembangan TIN, Sri Widji Wahyuning Utami dan Pemimpin Redaksi TIMES Indonesia Yatimul Ainun.

Dari paparan tiga penyaji tersebut, membuat ratusan peserta terkesan mengikuti acara tersebut hingga usai pada pukul 17.30 WITA.  Salah satu dari ratusan perserta tersebut, adalah Anggun, Humas
Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Nusa Dua, Bali.

Anggun mengatakan, dalam Workshop Melek Digital ini adalah tema yang sangat menarik dan banyak mendapatkan pembelajaran dari materi yang disampaikan oleh tiga penyaji tersebut.

"Sangat bagus dan menarik banget dan memang kita perlu banyak belajar dan sekaligus membuka wawasan kita dan khususnya masyarakat Indonesia mengenai era digitalisasi untuk bisa lebih sadar dan positif dalam mengupload berita, baik dalam media sosial maupun di media cetak," ucap wanita manis ini.

Menurut Anggun, dengan adanya workshop ini bisa membuat dirinya sadar akan arti pemberitaan positif dan tentunya perkembangan teknologi yang semakin cepat dan hal tersebut sangat dibutuhkan secara pribadi atau individual serta para instansi terkait.

"Baik dari individu sendiri maupun dari instansi terkait. Ini hal yang positif, mungkin event ini bisa berlanjut dan lebih besar skalanya agar bisa sama-sama menyadarkan masyarakat Indonesia akan pentingnya melek digitalisasi ini," ungkapnya.

Anggun juga menjelaskan, bahwa menurutnya, seperti yang disampaikan oleh salah satu penyaji, bahwa masyarakat Indonesia sangat kurang akan pemberitaan yang positif dan masih mudah terperangkap oleh berita-berita negatif.

"Iya memang benar masyarakat Indonesia, saat ini memang sangat sangat kurang hal tersebut. Masih mudah terperangkap atau terjerumus ke dalam berita yang negatif bukan ke berita positifnya. Jadi secara pribadi kurang terbuka mindset-nya. Hal ini yang riskan sekali. Apalagi kita di dunia pariwisata,kalau untuk upload berita negatif itu sangat-sangat riskan untuk perkembangan perekonomian pariwisata kita di Bali," tutup Anggun usai mengikuti Workshop Melek Digital ini. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com