STPI Curug Adakan Diklat Pemberdayaan Kepada 650 Warga

Home / Berita / STPI Curug Adakan Diklat Pemberdayaan Kepada 650 Warga
STPI Curug Adakan Diklat Pemberdayaan Kepada 650 Warga Humas Pusbang SDM Perhubungan Udara (FOTO: Kemenhub For TIMES Indonesia)

TIMESJAKARTA, JAKARTA – Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) Curug, melaksanakan Diklat (Pendidikan dan Pelatihan) Pemberdayaan Masyarakat, kepada 650 warga masyarakat dikawasan Kampus STPI Curug Tangerang, yakni di wilayah Kabupaten Lebak dan Kabupaten Tangerang.

Kepala BPSDM Perhubungan, Umiyatun Hayati mengatakan, Kementerian Perhubungan telah melaksanakan pembangunan infrastruktur dalam rangka meningkatkan konektivitas antar daerah di Indonesia.

Sehingga kata dia, kesenjangan antar wilayah menjadi berkurang, perekonomian meningkat, yang pada akhirnya diharapkan meningkatkan kesejahteraan warga Indonesia. 

"Pembangunan ini merupakan program bersama, dimana masyarakat harus terlibat didalamnya, bukan hanya sebagai objek pembangunan," katanya saat bertindak sebagai Inspektur Upacara pada Penutupan Diklat Pemberdayaan Masyarakat, Curug, Tangerang, Kamis (6/9/2018).

Sementara itu, Ketua STPI Curug, Capt Noviyanto Widadi mengatakan tujuan dilaksanakannya Diklat yakni untuk memberikan pelatihan keterampilan dan pengetahuan kepada masyarakat untuk mandiri.

Selain itu juga untuk mempermudah dalam mendapatkan akses pekerjaan yang berhubungan langsung maupun tidak langsung dengan bidang transportasi.

Selain itu juga untuk memberikan pengetahuan akan pentingnya kesadaran masyarakat dalam usaha turut menjaga fasilitas dan objek vital pemerintah di lingkungan bandara yang berdampak pada terwujudnya keamanan dan keselamatan penerbangan dan memberikan informasi program-program pemerintah dan keberlanjutan pembangunan.

"Serta mendorong masyarakat sekitarnya untuk berperan aktif dalam pembangunan tersebut sehingga mendapat manfaat ekonomi dan kesejahteraan," ujar dia.

Untuk sasaran Diklat sendiri yakni wilayah sekitar Bandara Budiarto Curug, Kabupaten Tangerang yang langsung bersinggungan dengan obyek-obyek vital keselamatan dan keamanan di bidang penerbangan.

Kemudian, wilayah sekitar Kampus Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia Curug dan Kabupaten Tangerang, yang mempunyai keterbatasan akses terhadap lapangan kerja.

Karena kata dia, tidak memiliki keterampilan atau keahlian, wilayah Kabupaten Tangerang, yang mempunyai keterbatasan akses terhadap lapangan kerja karena tidak memiliki keterampilan atau keahlian.

Dari 650 warga, 635 orang dinyatakan menyelesaikan pelatihan dari ttiga jenis pelatihan. Mulai dari pelatihan Teknik Las Listrik Lingkungan Bandar Udara, Pelatihan Teknik Instalasi Listrik Lingkungan Bandar Udara, Pelatihan Teknik Perawatan AC Lingkungan Bandar Udara.

Peserta Diklat sendiri digembleng selama 9 hari dengan dibekali materi Bela Negara dan Wawasan Nusantara, Keselamatan Penerbangan dan Kebandarudaraan, Materi Kompetensi, Kewirausahaan dan Evaluasi Diklat.

Sekedar informasi, Pada upacara penutupan Diklat tersebut turut hadir mendampingi Kepala BPSDM Perhubungan, Kepala Pusbang SDM Perhubungan Udara Ibu Sri Lestari Rahayu dan perwakilan dari seluruh unit kerja yang ada serta Muspida dikawasan Kampus STPI Curug(*)

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com